Wasir


Wasir adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan. Penyakit wasir ini tidak hanya memberikan rasa sakit kepada para penderitanya, tetapi juga memberikan rasa minder dan malu karena mengidap penyakit wasir.

Ada dua tipe Penyakit Wasir, yaitu penyakit wasir dalam (internal hemorrhoid) dan penyakit wasir luar (external hemorrhoid). Penyakit Wasir dalam timbul pada saluran usus yang dilapisi selaput lendir/mukosa, terjadi pembengkakan di dalam anus. Penyakit Wasir luar pembengkakan pembuluh darah vena terjadi di luar, penyakit wasir menonjol keluar dari rektum, sehingga terlihat di sekitar anus. 


Wasir

Gejala–gejala adanya penyakit wasir yaitu pertama akan timbul rasa panas, gatal, dan nyeri pada dubur, adanya tonjolan keluar dari rektum pada saat buang air besar, tonjolan akan menjadi lebih besar seiring dengan tekanan abdominal dan harus ditekan ke dalam dengan tangan. Penyakit Wasir sering juga disertai dengan pendarahan, dalam banyak kasus darah segar keluar bersama feses sewaktu buang air besar. Rasa nyeri dan pendarahan bisa timbul dan hilang. Penderita penyakit wasir merasakan ketidaknyamanan terus-menerus.

Wasir

Diagnosis Penyakit wasir yang membengkak dan terasa nyeri ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus dan rektum. Biasanya, penyakit wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Penyakit Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan penyakit wasir ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan.

Penyakit Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah atau dengan arus listrik. Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal. Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri.

Pemakaian Obat yang Baik

Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk menghindari kemungkinan adanya penyakit baru, berikut adalah cara pemakaian obat yang baik.


  1. Minumlah obat sesuai anjuran, pada waktu yang tepat dan sesuai jangka waktu pengobatan yang telah ditentukan. Penggunaan obat tanpa petunjuk langsung dari dokter hanya boleh untuk penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas serta keadaaan atau masalah kesehatan yang ringan. Jika anda menggunakan obat bebas atau bebas terbatas, ikutilah aturan yang tercantum pada kemasan kecuali disarankan lain oleh tenaga kesehatan.
  2. Penggunaan obat bebas atau obat bebas terbatas tersebut tidak dimaksudkan untuk penggunaan secara terus menerus.
  3. Jika anda merasa obat yang digunakan tidak memberikan manfaat atau menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan hubungi segera tenaga kesehatan terdekat.
  4. Berbagai jenis obat-obat jangan dicampur dalam satu wadah.
  5. Etiket pada wadah obat jangan dibuang karena pada etiket tersebut tertera cara penggunaan dan informasi penggunaan obat yang penting.
  6. Untuk menghindari kesalahan, jangan meminum obat ditempat gelap. Bacalah cara pemakaian sebelum meminum obat juga tanggal kadaluarsanya.
Jika kita terpaksa makan obat dari warung, perhatikan hal-hal berikut :

  1. Jika kita mengkonsumsi obat warung selama 3 hari berturut-turut tidak ada perubahan maka lebih baik dihentikan dan berobat ke dokter.
  2. Jika dalam jangka waktu 3 hari ada perubahan maka lanjutkan hingga sakitnya terasa benar-benar sembuh tetapi dalam jangka waktu 1 minggu.
  3. Tidak boleh mengkonsumsi obat warungdalam jangka bertahun-tahun, akan menimbulkan ketergantungan.
Semoga bermanfaat.

STROKE


 Penyakit Stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi mendadak akibat pasokan darah ke suatu bagian otak sehingga peredaran darah ke otak terganggu. Kurangnya aliran darah dan oksigen dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak sehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunan kesadaran.
Penyakit Stroke dapat menyerang setiap orang. Penyakit stroke biasanya menyerang secara tiba-tiba. Pengidapnya juga tidak sadar bahwa dirinya terkena penyakit stroke. Bukan berarti gejala penyakit stroke tidak bisa dikenali. Berikut tanda-tanda gejala penyakit stroke yang biasanya menyerang di sekujur tubuh yaitu, rasa lemas atau kelumpuhan pada lengan dan tungkai, gangguan baal, rasa kebas, kesemutan pada wajah, lengan, badan dan tungkai.
          Penyakit Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu:  penyakit stroke iskemik maupun penyakit stroke hemoragik.
Penyakit Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% penyakit stroke adalah  penyakit stroke Iskemik. Penyakit Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :
  1. Penyakit Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
  2. Penyakit Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
  3. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.
Penyakit Stroke hemoragik adalah penyakit stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus penyakit stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.
Penyakit Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:
  1. Penyakit Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.
  2. Penyakit Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).
Tak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Penyakit Stroke atau mengurangi faktor risiko dengan menerapkan pola hidup sehat, olahraga teratur, menghindari stress hingga meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Penyakit Stroke.

Semoga bermanfaat.

TBC


Penyakit TBCmerupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. Di Indonesia khususnya, Penyakit TBC terus berkembang setiap tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru diantaranya 140.000 menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC.
Tanda-tanda orang terkena penyakit TBC yaitu dapat dilihat dari gejalanya yaitu, demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Penurunan nafsu makan dan berat badan. Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). Tidak selalu bahwa orang batuk-batuk lama pasti menderita penyakit TBC, karena dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, bisa karena penyakit paru-paru lainnya,harus dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium dan foto rontgen.
Penyebab Penyakit TBC
Penyakit TBCdisebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Penyakit TBC pada paru-paru dikenal sebagai Koch Pulmonum (KP).
Cara Penularan Penyakit TBC
Penyakit TBCbiasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi penyakit TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain.
Pengobatan Penyakit TBC
Pengobatan bagi penderita penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama, yaitu berkisar dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Penyakit TBC dapat disembuhkan secara total apabila penderita penyakit TBC secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.

Manfaat Jambu Biji bagi Kesehatan

Jambu Biji.  Dilingkungan kita pasti banyak pohon jambu biji. bentuknya bulat, warna dagingnya merah dan rasanya manis.Manfaat Jambu biji bagi kesehatan diantaranya :

  • Buah ini kaya vitamin, serat dan mineral. Jika dijadikan bagian dari makanan sehari-hari, penelitian menunjukkan jambu biji sangat efektif mencegah kanker dan penyakit jantung.
  • Jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah dan kolesterol. Kemampuan jambu biji untuk menurunkan tekanan darah disebabkan adanya kandungan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang penting untuk reaksi listrik dalam tubuh termasuk pada jantung. Menurut kalangan praktisi kesehatan, hanya dengan mengonsumsi jambu biji sebanyak 0,5-1 kg per hari selama 4 minggu, resiko penyakit jantung bisa berkurang sampai 16%.
  • Jambu biji juga mengandung Likopen yang menurut beberapa studi epidemologis, bisa melindungi tubuh dari efek mematikan sejumlah kanker seperti kanker rongga mulut, kanker tenggorokan, kanker usus besar dan dubur, dan lainnya.
  • Manfaat lainnya dari jambu biji ialah memperkuat daya tahan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gigi dan gusi serta membantu dalam penyembuhan luka. Makanya dengan mengonsumsi jambu biji secara rutin akan dapat membantu melindungi tubuh Anda dari serangan berbagai macam penyakit sebagaimana yang disebutkan di atas.

 Beberapa resep pengobatan tradisional yang memanfaatkan khasiat daun jambu biji di antaranya:


  • Mengobati mencret. Caranya, ambil 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, lalu tumbuk halus dan beri satu cangkir air masak dan sedikit garam. Peras, saring, lalu minum 1-2 kali sehari masing-masing satu cangkir.
  • Membangunkan orang pingsan. Caranya, ambil daun jambu biji, giling halus atau hancurkan. Ciumkan baunya pada orang yang pingsan dengan cara meletakannya di depan hidung orang tersebut.
  • Mengobati kulit yang terbakar sinar matahari dan biang keringat. Caranya, ambil daun jambu biji 1 mangkuk, cincang, lalu tambahkan 4 liter air. Didihkan dan tambahkan 4 liter air dingin. Gunakan air tersebut untuk mandi sebanyak diperlukan.

TIPES


Tipes adalah penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).
Bakteri yang menyebabkan tipes tersebut menyebar melalui makanan yang tercemar, minuman, atau air. Jika seseorang makan atau minum sesuatu yang terkontaminasi, bakteri akan memasuki memasuki tubuh, dan masuk ke usus kemudian ke dalam aliran darah, dimana ketika itu hal tersebut terjadi perjalanan bakteri ke kelenjar getah bening, kandung empedu, hati, limpa, dan bagian lain dari tubuh.
Beberapa orang bisa menjadi pembawa S. typhi dan terus mengeluarkan bakteri dalam kotoran mereka selama bertahun-tahun, menyebarkan vektor penyakit tipes. Demam tipes sangat umum bagi negara-negara berkembang, dan kebanyakan kasus di negara maju dibawa dari luar negeri (terutama negara-negara berkembang).
Penyebab Tipes
Penyebab penyakit Tipes ( Hepatitis A atau dulu orang menyebutnya sebagai penyakit kuning karena seluruh tubuh si penderita berwarna kekuningan ) adalah bakteri bernama SALMONELLA TYPHI. Sumber penyebab hepatitis, lebih banyak disebabkan kuman yang menempel di bekas cucian gelas, sendok, piring dan sebagainya dengan kondisi air cucian yang tak diganti, tangan yang kotor. Bakteri ini umumnya terdapat dalam makanan yang sudah basi, daging mentah, maupun kotoran.
Ciri-ciri umum orang terkena tipes adalah awalnya pusing seperti mau flu, demam disertai nyeri, mual dan lemas, panas, perut terasa mual dan sebah (penuh), badan terasa tidak enak dan lekas capek. Warna air kencingnya kecoklatan seperti teh dan matanya pun menjadi kuning. Tapi siklusnya cukup panjang sehingga dalam 1-2 hari banyak yang belum merasakannya. Setelah dites baru terbukti terjadi peradangan saluran cerna.
Gejala Tipes
Gejala yang dialami penderita Tipes dapat diuraikan menjadi berikut ini :
1. Panas badan yang semakin hari bertambah tinggi, terutama pada sore dan malam hari. Terjadi selama 7-10 hari, kemudian panasnya menjadi konstan dan kontinyu. Umumnya paginya sudah merasa baikan, namun ketika menjelang malam kondisi mulai menurun lagi.
2. Pada fase awal timbul gejala lemah, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak enak di perut, sembelit atau terkadang sulit buang air besar, dan diare.
3. Pada keadaan yang berat penderita bertambah sakit dan kesadaran mulai menurun.

Usus Buntu


Usus buntumerupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Usus buntu mungkin memiliki beberapa fungsi pertahanan tubuh, tapi bukan merupakan organ yang penting. Usus buntu sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun.
Penyebab Usus Buntu (Appendicitis)
Usus buntu ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, namun faktor pencetusnya ada beberapa kemungkinan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara pasti. Di antaranya faktor penyumbatan (obstruksi) pada lapisan saluran (lumen) usus buntu oleh timbunan tinja/feces yang keras (fekalit), hyperplasia (pembesaran) jaringan limfoid, penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh, cancer primer dan striktur.
Diantara beberapa faktor diatas, maka yang paling sering ditemukan dan kuat dugaannya sebagai penyebab usus buntu adalah faktor penyumbatan oleh tinja/feces dan hyperplasia jaringan limfoid. Penyumbatan atau pembesaran inilah yang menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak. Perlu diketahui bahwa dalam tinja/feces manusia sangat mungkin sekali telah tercemari oleh bakteri/kuman Escherichia Coli, inilah yang sering kali mengakibatkan infeksi yang berakibat pada usus buntu.
Makan cabai bersama bijinya atau jambu klutuk beserta bijinya sering kali tak tercerna dalam tinja dan menyelinap kesaluran usus buntu sebagai benda asing. Begitu pula terjadinya pengerasan tinja/feces (konstipasi) dalam waktu lama sangat mungkin ada bagiannya yang terselip masuk kesaluran appendiks yang pada akhirnya menjadi media kuman/bakteri bersarang dan berkembang biak sebagai infeksi yang menimbulkan usus buntu tersebut.
Gejala Usus Buntu
1. Gejala Usus Buntu Akut
Dalam kondisi tersebut tubuh akan timbul panas tinggi, mual/muntah, nyeri perut kanan bawah, buat berjalan jadi sakit sehingga agak terbongkok, akan tetapi tidak semua penderita akan menunjukkan gejala seperti ini, bisa juga hanya bersifat meriang, atau mual/muntah saja.
2. Gejala Usus Buntu Kronik
Pada tingkatan ini gejala yang timbul sedikit mirip dengan sakit maag dimana terjadi nyeri samar di daerah sekitar pusar dan terkadang demam yang hilang timbul. Seringkali disertai dengan rasa mual, bahkan kadang muntah, kemudian nyeri itu akan berpindah ke perut kanan bawah dengan tanda-tanda yang khas pada usus buntu akut yaitu nyeri pd titik Mc Burney (istilah kesehatannya).
Rasa nyeri akan tergantung pada arah posisi/letak usus buntu terhadap usus besar. Apabila ujung usus buntu menyentuh saluran kencing ureter, rasa nyeri akan sama dengan sensasi nyeri kolik saluran kemih, dan mungkin ada gangguan berkemih. Bila posisi usus buntu ke belakang, rasa nyeri muncul pada pemeriksaan tusuk dubur atau tusuk vagina. Pada posisi usus buntu yang lain, rasa nyeri mungkin tidak spesifik begitu.
Pengobatan Usus Buntu
Pada hampir 15% pembedahan usus buntu, usus buntunya ditemukan normal. Tetapi penundaan pembedahan sampai ditemukan penyebab nyeri perutnya, dapat berakibat fatal. Usus buntu yang terinfeksi bisa pecah dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gejalanya timbul. Bahkan meskipun usus buntu bukan penyebabnya, usus buntu tetap diangkat. Lalu dokter bedah akan memeriksa perut dan mencoba menentukan penyebab nyeri yang sebenarnya.
Pembedahan yang segera dilakukan bisa mengurangi angka kematian pada usus buntu. Penderita dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 2-3 hari dan penyembuhan biasanya cepat dan sempurna. Usus buntu yang pecah, prognosisnya lebih serius. 50 tahun yang lalu, kasus yang ruptur sering berakhir fatal. Dengan pemberian antibiotik, angka kematian mendekati nol.
semoga bermanfaat.
 

Popular Posts